Makassar – Sebanyak 11 mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima Beasiswa Hafidz Hafidzah tahun akademik 2025. Beasiswa ini diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi mahasiswa penghafal Al-Qur’an yang telah menuntaskan hafalan 30 juz.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di Aula Lantai 5 FK UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Dari total penerima, empat mahasiswa memperoleh beasiswa penuh atau 100 persen hingga tamat dengan total nilai Rp2,7 miliar, sementara tujuh lainnya mendapatkan beasiswa 50 persen dengan total Rp2,4 miliar.
Dekan FK UMI, Dr. dr. Nasrudin AM, Sp.OG(K).,Subsp.Obginos.,MARS.,M.Sc.,FISQua., AIFO-K, mengatakan bahwa pemberian beasiswa ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga motivasi bagi mahasiswa lain agar terus berprestasi. Ia menambahkan bahwa FK UMI telah menyalurkan dana beasiswa hafidz dan hafidzah mencapai Rp136 miliar sejak program ini dimulai pada 2019.

Salah satu penerima beasiswa, Nurafandi, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari program ini. Ia mengatakan proses seleksi tidak hanya menilai hafalan, tetapi juga pengetahuan Islam dan komitmen pribadi.
“Di UMI, kami belajar bahwa kedokteran bukan sekadar ilmu penyembuhan, tapi juga jalan ibadah, Saya berasal dari keluarga sederhana. Tanpa beasiswa ini, mungkin saya tak bisa kuliah di FK. Saya ingin membuktikan bahwa penerima beasiswa juga bisa menjadi dokter yang profesional dan berakhlak mulia,”

