Makassar, umi.ac.id – Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Lokakarya Kurikulum di Phinisi Hotel Claro Makassar, pada tanggal 26 s/d 27 Desember 2022.
Dalam lokakarya kurukulum ini diagendakan diskusi panel yang dibawakan oleh Pimpinan UMI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua AIPKI Wilayah 6, dan Ketua IDI Kota Makassar.
Selanjutnya diadakan Seminar oleh dua narasumber yaitu dr. Rr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA.,M.Med.,Rd.,Ph.D. dan Prof. dr. Mora Claramita, MHPE.,Ph.D.,SP.KKLP. serta dilanjutkan dengan Focus Group Discussion oleh seluruh stakeholder internal dan eksternal FK UMI.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, SE.,M.Si. didampingi Wakil Rektor I UMI Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT.,IPM. dan Wakil Rektor III UMI Dr. Nasrullah Arsyad, SH.,MH. serta Dekan FK UMI Dr. dr. Nasruddin, SpOG(K).,M.Kes.,MARS.,M.Sc.
Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, SE.,M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa kurikulum dapat berubah kapan saja, apalagi di era teknologi informasi yang mengharuskan kita dapat beradaptasi dan menyesuikan diri agar tidak tertinggal.
“Saya sangat bersyukur atas kemajuan UMI termasuk FK UMI, karena nilai-nilai kebersamaan dari seluruh kegiatan yang dijalankan menjunjung tinggi konsep kebersamaan”, ungkap mantan Direktur PPs-UMI 2 periode tersebut.
Guru Besar FEB UMI ini juga menyampaikan bahwa Pimpinan Rektorat UMI akan mempresentasikan konsep Embracing Smart University kepada seluruh Pimpinan UMI untuk dapat diwujudkan bersama-sama.
“UMI telah mempersiapkan panduan untuk menuju perguruan tinggi yang smart university. UMI harus menjadi perguruan tinggi yang digitalisasi”, urainya.
Dengan hadirnya seluruh stakeholder FK UMI dapat menghasilkan kurikulum yang dapat menjawab tantangan era teknologi informasi saat ini, dengan kebersamaan dan doa seluruh civitas akademika FK UMI, harapnya.

