Pulihkan Warga Terdampak, Tim Medis Gabungan UMI Layani Korban Banjir di Jembatan Tamiang

Aceh Tamiang, 11 Desember 2025 — Tim medis gabungan dari Universitas Muslim Indonesia (UMI), Fakultas Kedokteran UMI, AMDA, TBM 110, dan AMSA UMI kembali melanjutkan misi kemanusiaan di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang, Rabu (11/12/2025). Pelayanan kesehatan kali ini difokuskan pada area sekitar Jembatan Tamiang, salah satu titik dengan kerusakan terparah akibat banjir.

Tim mulai bertugas sejak pukul 12.00 hingga 17.00 WITA dan langsung disambut banyaknya warga yang membutuhkan penanganan medis, terutama pasien dengan luka dan infeksi pascabanjir.

Dalam pelayanan hari itu, tercatat sekitar 20 pasien mendapatkan perawatan untuk luka, dengan jenis kasus meliputi:

  • Luka robek dan lecet akibat puing
  • Luka tusuk dari paku dan seng berkarat
  • Luka dengan risiko infeksi tinggi
  • Ekstraksi kuku pada cedera trauma
  • Pembersihan luka, debridement ringan, dan balut kompresif

Selain perawatan luka, tim medis juga menangani sekitar 40 pasien dewasa dan anak-anak dengan berbagai keluhan umum pascabanjir, seperti diare akut, infeksi kulit, batuk pilek, gastritis, hingga dehidrasi ringan.

Akses menuju titik pelayanan masih terbilang berat. Sejumlah ruas jalan dipenuhi lumpur pekat dan benda tajam seperti paku serta serpihan seng. Kondisi licin juga membuat mobilisasi logistik dan tenaga medis lebih menantang.

Selain itu, sebagian warga masih tinggal di hunian sementara yang minim fasilitas, sementara ketersediaan air bersih masih sangat terbatas. Tim menyebutkan bahwa wilayah sekitar jembatan merupakan area yang sebelumnya belum terjangkau layanan medis secara optimal.

Dari hasil asesmen lapangan, beberapa kebutuhan yang masih sangat dibutuhkan warga antara lain:

  • Terpal dan tenda darurat
  • Kelambu atau obat anti-nyamuk
  • Selimut dan pakaian layak pakai

Kebutuhan ini dinilai penting untuk mencegah penyakit lanjutan sekaligus mendukung pemulihan kondisi warga di pengungsian.

Kedatangan Tim Medis Gelombang II

Pada malam hari, tim kemanusiaan juga menjalankan agenda tambahan berupa penjemputan Tim Medis Gelombang 2 Fakultas Kedokteran UMI yang tiba di Medan. Gelombang kedua ini akan memperkuat layanan kesehatan serta memperluas jangkauan bantuan di Aceh Tamiang.

Seluruh upaya dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan guna memastikan pelayanan dan distribusi logistik berjalan tepat sasaran.

Leave a Reply