Palopo – Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran melalui pendampingan terhadap fakultas kedokteran binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Lokakarya Pemutakhiran Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Kurnia Jaya Persada.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran, khususnya dalam pengembangan dan pemutakhiran kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Melalui pendampingan ini, FK UMI berperan dalam berbagi pengalaman dan keilmuan untuk mendukung pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan kedokteran.

Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menitikberatkan pada capaian pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan. Oleh karena itu, pemutakhiran kurikulum perlu dilakukan secara terarah dengan memperhatikan keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, proses pembelajaran, serta metode evaluasi yang digunakan.

Melalui lokakarya ini, diharapkan Fakultas Kedokteran Universitas Kurnia Jaya Persada dapat semakin memperkuat penyusunan dan implementasi kurikulum berbasis OBE. Proses tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan keselarasan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan akademik, dan evaluasi ketercapaian kompetensi mahasiswa.

Pendampingan yang dilakukan FK UMI mencerminkan pentingnya kolaborasi antar-institusi pendidikan kedokteran dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik. Sinergi antara FK UMI dan fakultas kedokteran binaan diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan kedokteran yang berkualitas, terstruktur, dan berorientasi pada kompetensi lulusan.

Melalui kegiatan ini, FK UMI terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan kedokteran serta mendorong terwujudnya peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan di lingkungan institusi pendidikan kedokteran binaan.