• Menerapkan sistem rekrutmen mahasiswa baru yang selektif.
• Membangun kemitraan dengan pesantren, madrasah, sekolah unggulan, dan pemerintah daerah di wilayah terpencil.
• Menyediakan kurikulum yang koheren, proporsional, dan logis dengan mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).
• Mengintegrasikan konsep dan nilai Islam ke dalam kurikulum.
• Menyelenggarakan Interprofessional Education (IPE) dalam proses pembelajaran.
• Mengintegrasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam materi pembelajaran.
• Menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap, modern, dan memadai untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi interaksi akademik.
• Meningkatkan jumlah dosen yang menempuh pendidikan pascasarjana.
• Meningkatkan partisipasi dosen dan tenaga kependidikan dalam pelatihan yang relevan dengan bidang tugas dan fungsinya.
• Menyediakan peta jalan penelitian dan pengabdian yang mengakomodasi isu kesehatan masyarakat serta konsep kedokteran Islam.
• Mengembangkan laboratorium riset biomolekuler sesuai kebutuhan peneliti.
• Meningkatkan jumlah presentasi ilmiah, publikasi, dan hak kekayaan intelektual (HKI).
• Meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian dosen yang didanai hibah nasional maupun internasional.
• Memperkuat kolaborasi penelitian dan pengabdian pada tingkat nasional maupun internasional.
• Mewujudkan kepemimpinan operasional, organisasi, dan layanan publik yang efektif.
• Menyediakan struktur organisasi yang lengkap dan efisien untuk mendukung tata kelola program studi.
• Mewujudkan administrasi program studi yang tertata melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, penempatan SDM, pengarahan, dan pengendalian.