Jakarta – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI), Dr. dr. H. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K), Subsp. Obginsos, MARS, M.Sc., FISQua, AIFO-K, bersama Pimpinan Universitas Muslim Indonesia menghadiri pertemuan Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan Kedokteran dan Kedokteran Gigi pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 14.00–15.30 WIB di Auditorium Lantai 2, Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jalan Jenderal Sudirman, Pintu 1, Senayan, Jakarta.

Program ini mencakup sejumlah agenda strategis, yaitu beasiswa pendidikan, program akselerasi pendidikan kedokteran gigi, serta penempatan residen tingkat mandiri. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tenaga medis di Indonesia.

Kehadiran Dekan FK UMI bersama pimpinan Universitas Muslim Indonesia menunjukkan keterlibatan institusi dalam mengikuti perkembangan kebijakan dan program pemerintah di bidang pendidikan kedokteran. Partisipasi ini juga menjadi kesempatan untuk memperoleh informasi mengenai arah pengembangan pendidikan kedokteran, termasuk peluang dukungan pendidikan dan penguatan kapasitas institusi.

Salah satu fokus program adalah beasiswa pendidikan yang berkaitan dengan upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan. Dukungan pembiayaan pendidikan diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan tenaga medis, dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan kebijakan yang berlaku.

Selain itu, akselerasi pendidikan kedokteran gigi menjadi perhatian dalam pengembangan kapasitas pendidikan tenaga kesehatan. Upaya tersebut berkaitan dengan kebutuhan peningkatan jumlah dan kualitas tenaga profesional yang mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.

Agenda lainnya, yaitu penempatan residen tingkat mandiri, turut menjadi bagian dari pembahasan program akselerasi. Kebijakan terkait penempatan dan pengembangan pendidikan dokter spesialis memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis serta pemerataan pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi FK UMI, partisipasi dalam pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai program pengembangan pendidikan kedokteran serta membuka ruang koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Informasi dan kebijakan yang dibahas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi institusi dalam mengembangkan pendidikan kedokteran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui keterlibatan pimpinan UMI dalam pertemuan tersebut, Universitas Muslim Indonesia diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung penguatan pendidikan tenaga medis, peningkatan mutu institusi pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Sinergi antara perguruan tinggi, yayasan, dan pemerintah menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong terciptanya sistem pendidikan kedokteran yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.