Izumo, Jepang – Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui pengembangan kerja sama dengan Faculty of Medicine, Shimane University, Jepang. Kolaborasi yang telah terjalin sejak 2017 ini menjadi bagian dari komitmen FK UMI dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, pengembangan sumber daya manusia, serta penelitian dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.
Pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 12.30 waktu Jepang, pimpinan FK UMI melaksanakan pertemuan bersama pimpinan Faculty of Medicine Shimane University dalam rangka perpanjangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan pembahasan pengembangan program kerja sama kedua institusi.
Pertemuan tersebut melibatkan Dean Faculty of Medicine Shimane University, Chair International Exchange Committee Shimane University, serta pimpinan dan profesor dari Department of Obstetrics and Gynecology, Ophthalmology, dan Physiology. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperluas peluang implementasi kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan kesempatan studi lanjut pada jenjang magister dan doktoral (S2 dan Ph.D.). Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualifikasi akademik dosen serta memperkuat kapasitas keilmuan dan penelitian sivitas akademika FK UMI.
Pengembangan pendidikan pascasarjana menjadi bagian penting dari upaya FK UMI dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan mampu mengikuti perkembangan ilmu kedokteran. Melalui kerja sama dengan Shimane University, peluang pengembangan kapasitas akademik diharapkan semakin terbuka bagi dosen dan calon akademisi FK UMI.
Selain pendidikan pascasarjana, kedua institusi membahas penguatan penelitian dan publikasi ilmiah kolaboratif. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang bagi dosen dan peneliti dari kedua universitas dalam mengembangkan penelitian bersama, berbagi pengetahuan, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu kedokteran.
Kolaborasi penelitian internasional juga diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, mendorong pertukaran keahlian, dan meningkatkan pengalaman sivitas akademika dalam lingkungan riset global.
Pertemuan tersebut turut membahas peluang pelaksanaan stase bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter FK UMI di Shimane University. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik internasional, memperluas wawasan klinis mahasiswa, serta mengenalkan mereka pada lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan di Jepang.
Agenda lainnya mencakup peluang stase bagi residen atau mahasiswa program pendidikan dokter spesialis serta mahasiswa Magister Biomedik. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pembelajaran dan pertukaran pengalaman sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Pengembangan program tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik antarkedua institusi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan kedokteran melalui pengalaman belajar lintas negara.
Kerja sama FK UMI dan Shimane University merupakan bagian dari perjalanan internasionalisasi FK UMI yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas penelitian. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pengembangan program akademik yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui perpanjangan MoU dan pembahasan agenda strategis tersebut, FK UMI terus mendorong kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Ke depan, pengembangan pendidikan pascasarjana, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta mobilitas mahasiswa dan peserta pendidikan lanjutan diharapkan menjadi bagian penting dalam penguatan kerja sama Indonesia–Jepang di bidang kedokteran.
Langkah ini sejalan dengan komitmen FK UMI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, memperluas jejaring internasional, dan mendukung terwujudnya institusi pendidikan kedokteran yang berdaya saing global.