Malaysia – Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) memperkuat edukasi dan literasi kesehatan reproduksi perempuan dan remaja melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional bertajuk “Reproductive Health Education for Women and Adolescents”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Oktober 2026 di Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, melalui kolaborasi UMI dengan USIM PACE.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada berbagai tahap kehidupan. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Tim pengabdian UMI menghadirkan dr. Shulhana Mokhtar dan dr. Sri Wahyuni Gayatri sebagai narasumber yang menyampaikan materi menggunakan bahasa sederhana serta dukungan visual agar mudah dipahami oleh masyarakat umum, pekerja, dan mahasiswa.

Materi edukasi mencakup berbagai aspek kesehatan reproduksi, mulai dari kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus kehidupan, kesehatan reproduksi remaja dan menstruasi, pencegahan infeksi saluran reproduksi, hingga pengenalan kanker serviks dan kanker payudara. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai perubahan normal pada tubuh, pentingnya menjaga kebersihan menstruasi, serta tanda-tanda gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan medis.

Dalam pembahasan mengenai pencegahan kanker serviks dan kanker payudara, narasumber menekankan pentingnya vaksinasi HPV, pengenalan perubahan pada tubuh, serta pemeriksaan atau skrining sesuai usia, kondisi kesehatan, dan rekomendasi tenaga medis. Edukasi ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kewaspadaan dan memahami pentingnya langkah pencegahan serta deteksi dini.

Selain kesehatan fisik, kegiatan ini turut membahas keterkaitan kesehatan mental dengan kesehatan reproduksi. Peserta diajak memahami pengaruh stres, suasana hati, kualitas tidur, hubungan yang sehat, persetujuan, dan batasan diri terhadap kesehatan serta kualitas hidup. Narasumber juga menyoroti pentingnya menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik, pola makan seimbang, istirahat yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Untuk mengetahui pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pre-test sebelum penyampaian materi dan dilanjutkan dengan post-test setelah sesi edukasi. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dan mengklarifikasi informasi kesehatan reproduksi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi setelah edukasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai informasi kesehatan reproduksi.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 13.30 waktu setempat tersebut ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada USIM PACE, narasumber, panitia, dan seluruh peserta. Sebagai simbol kemitraan antara kedua institusi, tim UMI juga menyerahkan plakat apresiasi kepada pihak USIM. Kolaborasi ini menjadi wujud kontribusi Universitas Muslim Indonesia dan Universiti Sains Islam Malaysia dalam bidang pendidikan serta promosi kesehatan lintas negara. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat internasional, FK UMI turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mendorong penerapan perilaku hidup sehat.

Ke depan, kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi kesehatan reproduksi bagi perempuan dan remaja, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional dalam bidang pendidikan kedokteran dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini sejalan dengan pentingnya membangun masyarakat yang lebih sadar kesehatan serta mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.