Makassar – Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Pengucapan Janji Sarjana Kedokteran dan Yudisium Pengucapan Sumpah Dokter pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di Auditorium Al-Jibra Universitas Muslim Indonesia.

Rapat Senat Terbuka berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H. Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. H. Nasrudin AM, Sp.OG(K)., Subsp.Obginos., MARS., M.Sc., FISQua., AIFO-K, para Wakil Dekan, Ketua dan Anggota Senat Fakultas, pimpinan program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga para peserta yudisium dan sumpah dokter.

Kegiatan diawali dengan pembukaan Rapat Senat Terbuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMI. Dalam sambutannya, Dr. dr. H. Nasrudin AM, Sp.OG(K)., Subsp.Obginos., MARS., M.Sc., FISQua., AIFO-K, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan penuh dedikasi dan kerja keras. Beliau menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan awal dari tanggung jawab besar sebagai insan kesehatan yang harus senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, etika profesi, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas Universitas Muslim Indonesia.

"Momentum ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi kepada masyarakat. Jadilah lulusan FK UMI yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan akhlakul karimah," ujar Dekan FK UMI dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., turut memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para lulusan. Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikannya serta mengingatkan bahwa profesi dokter merupakan profesi yang mulia sekaligus penuh tanggung jawab. Menurutnya, tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks menuntut lahirnya dokter-dokter yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika profesi.

"Keberhasilan yang diraih hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang patut disyukuri. Jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus menjaga nama baik almamater Universitas Muslim Indonesia di mana pun Saudara mengabdi," pesan Rektor UMI.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran. Sebanyak 39 mahasiswa secara resmi mengikuti Pengucapan Janji Sarjana Kedokteran sebagai bentuk komitmen moral untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki secara bertanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta menjaga kehormatan profesi kedokteran.

Selanjutnya, sebanyak 49 peserta Program Profesi Dokter mengikuti Pengucapan Sumpah Dokter, yang merupakan tahapan akhir sebelum resmi menjalankan profesi sebagai dokter. Dalam prosesi tersebut, para dokter baru mengikrarkan sumpah untuk menjalankan profesi sesuai dengan kode etik kedokteran, mengutamakan keselamatan pasien, menjaga kerahasiaan medis, serta memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan berintegritas.

Pelaksanaan Rapat Senat Terbuka ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Kedokteran UMI dalam melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kesehatan di era global. Tidak hanya dibekali dengan kompetensi akademik dan keterampilan klinis, para lulusan juga diharapkan mampu menjadi dokter yang memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Islamic values sebagai landasan dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang terus berupaya menghasilkan lulusan berkualitas, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh lulusan, sesi foto bersama, serta doa sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang telah diraih. Diharapkan, para Sarjana Kedokteran dan Dokter baru FK UMI dapat menjadi insan kesehatan yang senantiasa mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian dalam setiap langkah kariernya.